ASRock Extreme 4

Seiring dengan datangnya chipset terbaru Intel Z68, para produsen berlomba-lomba untuk mengeluarkan motherboard yang mengadopsi platform baru ini. Salah satu motherboard pertama yang hadir ke lab kami adalah wakil dari ASRock yaitu Z68 Extreme 4. Apa saja yang akan Anda temui ketika “mengupas” motherboard ini? Ikuti review kami berikut ini.

Di kelas Z68, ASrock menyediakan beberapa pilihan. Salah satunya adalah Z68 Extreme 4. Penggunaan nama Extreme di motherboard ini menandakan bahwa produk ini masuk ke jajaran kelas atas. Jadi, wajar saja jika kita berharap lebih kepada produk ASRock kali ini. Tanpa banyak basa-basi, mari kita mulai meneliti motherboard ini.

Spesifikasi

Kemasan dan Paket Penjualan

Kemasan Z68 Extreme 4 terlihat cukup sederhana di bagian depannya. Terbebas dari pernak pernik lambang fitur yang biasa menghiasi “wajah” kotak motherboard.

Sebuah kemasan motheboard tak lengkap jika tidak menyertakan sekilas foto motherboard. Tak lupa pula dicantum sedikit penjelasan singkat mengenai masing-masing komponen yang terdapat di motherboard ini.

Walau tak menghiasi bagian depan kemasan, bukan berarti penjelasan fitur tidak disertakan. Berbagai fitur unik produk ini tercantum di bagian belakang kotak, tak lupa juga penjelasan singkatnya.

Untuk urusan dokumentasi, sepertinya ASRock menjadi salah satu produsen yang masih percaya kepada media cetak. Di saat produsen lain sudah mulai fokus dengan media CD untuk menyertakan buku panduan mereka, ASRock masih menyertakan berbagai manual dalam bentuk hard copy (walau mereka juga menyertakan dalam bentuk softcopy di dalam CD). Dalam paket penjualan, Anda akan mendapatkan buku panduan untuk motherboard, BIOS, dan software.

Berbagai macam kabel disertakan di kelengkapan motherboard ini. Selain dua pasang kabel SATA dan konverter power SATA to molex, terlihat sebuah kabel IDE (bagi yang masih membutuhkan) dan sebuah kabel audio. Kabel audio ini disertakan agar dapat memanfatkan fitur “ON/OFF PLAY” yang memungkinkan Anda masih dapat menghubungkan music player portabel ke PC walau sistem dalam keadaan mati.

Selain berbagai macam kabel, disertakan pula sebuah SLI Bridge agar Anda dapat memanfaatkan konfigurasi multi-GPU.

Sudah banyak produsen yang menyertakan header USB 3 di paket penjualan dan ASRock adalah salah satunya. Yang cukup unik dari header USB 3 ASRock adalah dia juga berfungsi sebagai bracket jika Anda ingin menggunakan SSD. ASRock juga memberikan pilihan bagi Anda yang ingin me-mount header USB 3 ke bagian belakang casing dengan menyertakan bracket PCI.

The Board

Color Scheme yang dianut motherboard ini sangat tipikal dengan motherboard ASRock yang lainnya. Kombinasi warna yang digunakan mencerminkan kesederhanaan dari brand ASRock.

Layout board ini mampu menyeimbangkan fungsionalitas dan pentingnya clearance antarkomponen.  Masalah konflik yang diakibatkan benturan antarkomponen tak ditemui.

Port yang tersedia antara lain:

  • 1x P/S 2 Keyboard Port
  • 1x VGA Port
  • 1x DVI-D Port
  • 1x HDMI Port
  • 1x Display Port (DP)
  • 4x USB 2.0/1.1 Ports
  • 2x USB 3.0/2.0 Ports
  • 1x Firewire 800 Port
  • 1x E-SATA
  • 1x RJ-45 Port (LAN)
  • 5x audio jacks
  • 1 x Optical S/PDIF Out Connector
  • 1x BIOS Reset Button

Konektor display yang dimiliki motherboard ini sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan standar rata-rata pengguna. Port lainnya tersedia dalam jumlah yang mencukupi kebutuhan pengguna awam.

PCI Slot yang disediakan antara lain:

  • 3x Slot PCI-Express X16
  • 2x Slot PCI-Express X1
  • 2x Slot PCI

Ternyata, ASRock masih setia dengan pengunci geser di slot PCI Express x16-nya. Pengunci ini menggunakan sistem kunci manual sehingga Anda harus menggeser untuk menguncinya, berbeda dengan sistem kunci otomatis yang akan langsung mengunci saat card dimasukkan. Namun, pengunci manual ini akan menyusahkan pemasangan card saat motherboard sudah terpasang di casing karena kondisi ruangan yang terbatas.


Selain header USB 2.0, morherboard ini telah memiliki header USB 3.0 (biru muda). Header-header standar lainnya pun tetap tersedia.

Delapan buah port SATA yang disediakan dikontrol oleh beberapa sumber. Port SATA II (biru) dikontrol oleh PCH Intel, begitu juga port SATA III (putih). Port SATA III yang lainnya diserahkan kepada chipset dari Marvell.

Terlihat bahwa di sekitar socket prosesor penuh dengan jajaran solid capasitor dan choke. Terlihat bahwa ASRock menggunakan komponen berkualitas tinggi di board ini. Jika kita perhatikan, terlihat lubang yang digunakan untuk memasangkan pendingin prosesor. Perbedaannya, board ini memiliki empat pasang lubang, tidak seperti board pada umumnya yang hanya memiliki dua pasang. Kondisi ini memungkinkan motherboard ini menggunakan solusi pendingin bagi LGA 775, selain pendingin standar untuk LGA 1155/1156. Solusi ini dinamakan C.C.O (Combo Cooler Option).

Dari sudut pandang ini, Anda dapat melihat bahwa tinggi heatpipe yang digunakan ASRock untuk mendinginkan VRM tidak akan bermasalah apabila Anda menggunakan HSF yang cukup tinggi.

Heatpipe yang digunakan ASRock untuk mendinginkan VRM terlihat cukup kokoh dan bekerja dengan baik.

Pendingin chipset yang digunakan board ini cukup garang. Terlihat dari bentuk dan ornamen di atasnya, pendingin ini mencoba meniru bentuk blok mesin mobil V8. Sayangnya, dengan maksud membuat pendingin chipset semakin cantik, ASRock mengabaikan fungsi dari heatsink itu sendiri. Pendingin ini terasa cukup hangat ketika disentuh walau dalam keadaan idle. Ini menandakan bahwa kerja pendingin ini tidak maksimal.

Keberadaan onboard switch memudahkan Anda ketika ingin menghidupkan motherboard ini tanpa membutuhkan casing.

Tersedianya POST reader akan memudahkan Anda mendeteksi masalah saat booting. Secara pribadi, fitur ini sangat membantu ketika mencoba trouble shooting. Anda tidak perlu “meraba-raba” ketika berusaha mencari komponen yang bermasalah di sistem Anda.

Koneksi USB 3.0 yang disediakan dalam bentuk header (biru muda) dikontrol oleh chipset EtronTech yang terletak di sebelahnya.

Koneksi USB 3.0 yang terdapat di backpanel juga dikontrol oleh sebuah chipset dari EtronTech.

Selain koneksi SATA III yang disediakan oleh PCH Intel, ASRock memutuskan menambahkan koneksi SATA III dengan menggunakan chipset dari Marvell.

Sandy Bridge menyediakan 16 lanes PCI-Express sehingga ketika Anda menggunakan konfigurasi dua graphic card, kecepatannya menjadi  2 x 8 lanes. Oleh karena motherboard ini mempunyai tiga buah slot PCI-Express dan mendukung konfigurasi tiga buah graphic card, digunakanlah chipset tambahan, yaitu PLX PEX8608 yang mengakomodasi 8 lane tambahan.

Untuk menambahkan legacy bagi hardware-hardware yang masuk menggunakan slot PCI, digunakanlah chipset asmedia ASM1083 yang merupakan PCIE to PCI Bridge chip.

Motherboard yang menggunakan konfigurasi multigraphics card pasti akan menyediakan koneksi power tambahan untuk memastikan daya yang masuk ke slot PCI-Express konstan. Di board ini, koneksi power tambahan disediakan dalam bentuk molex.

Seperti tipikal motherboard P67, konektor power tambahan disediakan dalam bentuk konektor 8 PIN.

BIOS

BIOS UEFI yang disertakan ASRock motherboard ini terlihat sangat responsif. Memang, awalnya akan membutuhkan sedikit penyesuaian. Namun, setelah terbiasa, kelancarannya akan seperti layaknya BIOS biasa.

Terlihat pula ASRock menyediakan beberapa konfigurasi untuk meng-overclock CPU dan GPU onboard. Ini memudahkan pengguna awam meningkatkan kinerja sistem mereka.

CPU-Z ScreenShot

Platform Pengujian

  • Prosesor: Intel Core i7 2600K
  • Motherboard: ASRock Z68 Extreme 4
  • Memory: Kingston KHX1600c9D3B1K2/4GX
  • Hard Drive: Kingston SSDNow V+100 64 GB
  • Power Supply: Coolermaster Silent Pro Gold 800 Watt
  • Heatsink : Coolermaster Hyper 212+
  • Monitor: Philips 221E
  • Input: Genius (keyboard dan mouse)
  • OS: Windows 7 Ultimate 64-bit SP1
  • Driver: Intel Chipset 9.2.0.1.1025, Intel Graphic 15.21.10.2291

Hasil Pengujian

Blender 2.49b

Cinebench 11.5

Excel 2010 – Montecarlo

FastStone Photo Resizer

MediaEspresso 6.5

PCMark Vantage

Photoshop CS 5

WinZip15

Left 4 Dead 2 – The Sacrifice

Resident Evil 5

3DMark Vantage

Konsumsi Daya

Kesimpulan

Sajian ASRock di platform Z68 ini cukup mengesankan, salah satunya perlengkapan inovatif yang menyertainya. Pemisahan manual BIOS dari manual motherboard merupakan langkah yang cukup tepat. Bagi advance user yang ingin segera mengutak-ngatik BIOS tanpa harus memegang sebuah buku manual tebal yang berat, pemisahan manual berguna sekali, terutama menghadapi BIOS baru dalam bentuk EUFI.

Hal lain yang menarik dari perlengkapan yang menyertai motherboard ini adalah header USB 3.0-nya. ASRock menyediakan header yang menggunakan slot floppy drive dan berfungsi ganda sebagai mounting untuk SSD. Selain itu, juga terdapat pilihan untuk menaruh header ini di slot PCI dengan mounting tersendiri.

Bicara mengenai BIOS EUFI, BIOS yang menyertai motherboard bisa dibilang salah satu BIOS yang sangat responsif. Beberapa BIOS UEFI dari produsen sedikit slugish ini tidak terjadi di BIOS dari ASRock. Dengan sedikit adaptasi, Anda dapat menggunakan BIOS ini selancar menggunakan BIOS biasa.

Walau memiliki beberapa kelebihan, bukan berarti motherboard ini tanpa kelemahan. Pilihan menggunakan kunci geser di PCI Express merupakan salah satunya. Yang lainnya adalah pilihan pendingin chipset yang tak mampu mendinginkan chipset dengan baik. Pilihan terakhir ini disebabkan ASRock lebih memilih beauty over function.

Secara keseluruhan, motherboard ini menyajikan pilihan yang menarik bagi mereka yang ingin mengadopsi platform baru Intel Z68 dan merupakan pendukung setia dari ASRock.

Kelebihan

  • Tersedianya manual terpisah untuk BIOS.
  • Menyediakan pilihan untuk memasang header USB 3.0 di floppy drive bay (dapat digunakan juga sebagai mounting SSD) atau di bagian belakang dengan bracket PCI.
  • BIOS UEFI yang berjalan cukup responsif.

Kekurangan

  • Pengunci geser slot PCI-Express cukup menyulitkan proses pemasangan card, terutama di konfigurasi multigraphics card.
  • Pendingin chipset terkesan hanya “make up”, performanya mengecewakan.

source

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: